Tampilkan postingan dengan label Berita Desa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Desa. Tampilkan semua postingan

22 Mei, 2025

Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan Desa: Pertanian Organik Berbasis Komunitas

 


Pendahuluan

Pertanian merupakan tulang punggung perekonomian di banyak desa di Indonesia. Namun, tantangan seperti perubahan iklim, degradasi lahan, dan ketergantungan pada bahan kimia sintetis menuntut adanya inovasi dalam praktik pertanian. Pertanian organik berbasis komunitas muncul sebagai solusi yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memperkuat ketahanan pangan desa.ResearchGate

Green House dan Hidroponik di Desa

Green house dan sistem hidroponik menjadi teknologi yang semakin populer di kalangan petani desa. Di Desa Wonokerso, misalnya, Universitas Negeri Malang mengembangkan Smart Greenhouse dengan Tower Hydroponics System (THS) yang memungkinkan pertanian hemat lahan dan air, serta dilengkapi dengan kontrol berbasis sensor untuk suhu, cahaya, dan nutrisi .um.ac.id

Sementara itu, di Desa Trangsan, penerapan green house dengan sistem hidroponik berbasis IoT telah dilakukan. Proyek ini mencakup pemasangan panel surya sebagai sumber energi ramah lingkungan, pembuatan green house untuk melindungi tanaman dari cuaca ekstrem, serta perakitan dan pemasangan sistem IoT untuk pemantauan otomatis tanaman .math.mipa.uns.ac.id

Inovasi Pertanian Desa dengan Teknologi

Inovasi teknologi dalam pertanian desa tidak hanya terbatas pada green house dan hidroponik. Di Desa Citalahab, misalnya, telah diperkenalkan sistem irigasi berbasis teknologi yang memungkinkan petani mengontrol pola irigasi secara otomatis. Melalui penggunaan sensor dan alat pengukur kelembaban tanah yang terhubung dengan sistem kontrol, petani dapat mengatur irigasi dengan lebih efisien, sesuai dengan kebutuhan tanaman .citalahab.desa.id

Selain itu, digitalisasi pertanian juga memainkan peran penting dalam mewujudkan ketahanan pangan. Dengan bantuan sensor, drone, dan teknologi lainnya, petani dapat memonitor kondisi tanaman, mendeteksi hama, dan mengoptimalkan penggunaan air dan pupuk. Platform digital juga membantu petani dalam memprediksi cuaca, yang sangat penting dalam perencanaan tanam dan panen .The Journalish

Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Ketahanan pangan desa dapat dicapai melalui pemberdayaan masyarakat dalam praktik pertanian berkelanjutan. Di Desa Kemutug Lor, misalnya, PKK Pokja 4 memberikan pelatihan kepada warga dalam pengembangan pertanian keluarga. Dengan menggunakan lahan pekarangan, warga diajarkan teknik bertanam yang efektif dan berkelanjutan, termasuk penggunaan sistem hidroponik. Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat desa tetapi juga berhasil meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga desa .kemutuglor-baturraden.desa.id

Di Desa Tanjung Hutan, pemberdayaan hidroponik sebagai alternatif budidaya sayuran organik telah dilakukan. Program ini bertujuan untuk pertumbuhan dan hasil panen yang optimal untuk sayuran organik, mempromosikan hidroponik sebagai alternatif budidaya sayuran organik dengan teknik pengendalian hama dan penyakit yang efektif dan ramah lingkungan, serta pengembangan teknik pengelolaan air dan energi yang efisien .ResearchGate

Kesimpulan

Pertanian organik berbasis komunitas di desa-desa Indonesia menunjukkan bahwa dengan inovasi dan teknologi yang tepat, ketahanan pangan dapat dicapai secara berkelanjutan. Penerapan green house, sistem hidroponik, dan digitalisasi pertanian tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga memberdayakan masyarakat desa untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, dan masyarakat, sangat penting untuk memperluas dan memperkuat inisiatif ini di seluruh Indonesia.kemutuglor-baturraden.desa.id

21 Mei, 2025

Smart Village (Desa Digital): Masa Depan Inovasi Desa Indonesia

 



Dalam beberapa tahun terakhir, konsep Smart Village atau Desa Digital mulai mendapatkan perhatian luas sebagai salah satu solusi pembangunan desa yang berkelanjutan dan modern. Dengan dukungan teknologi informasi, desa kini mampu berkembang sejajar dengan kota dalam berbagai sektor, terutama pendidikan, pelayanan publik, ekonomi, dan pertanian.

Apa Itu Desa Digital?

Desa Digital adalah konsep pembangunan desa yang mengintegrasikan teknologi digital ke dalam sistem pelayanan dan kehidupan masyarakat desa untuk meningkatkan kualitas hidup, mempercepat pembangunan, dan memperkuat kemandirian ekonomi.

Ciri khas desa digital meliputi tersedianya akses internet, penggunaan teknologi dalam administrasi pemerintahan desa, adopsi aplikasi digital untuk pelayanan publik, serta pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan yang lebih cerdas dan efisien.

Implementasi Internet di Desa

Internet menjadi fondasi utama bagi terciptanya desa digital. Banyak program pemerintah seperti Desa Internet Mandiri, BAKTI Kominfo, dan inisiatif dari swasta telah mempercepat perluasan akses internet hingga ke pelosok.

Beberapa manfaat dari implementasi internet di desa antara lain:

  • Akses informasi dan edukasi: Warga dapat memperoleh informasi pertanian, kesehatan, pendidikan, dan peluang ekonomi.

  • Komunikasi lebih efisien: Pemerintah desa dapat menyampaikan informasi lebih cepat melalui media sosial atau aplikasi pesan instan.

  • Promosi potensi desa: Produk UMKM dan wisata lokal dapat dipromosikan secara online.

Namun, tantangan masih ada, seperti keterbatasan infrastruktur, kualitas jaringan, dan literasi digital yang rendah. Karena itu, pendampingan dan pelatihan juga menjadi bagian penting dalam proses digitalisasi desa.

Teknologi IoT dan Pertanian Digital di Desa

Salah satu terobosan menarik dalam Smart Village adalah penerapan Internet of Things (IoT) di bidang pertanian. IoT memungkinkan petani memantau dan mengelola lahan pertanian secara real-time menggunakan sensor dan perangkat digital.

Contoh penerapannya:

  • Sensor kelembapan tanah dan suhu udara untuk menentukan waktu penyiraman atau pemupukan secara otomatis.

  • Drone untuk pemetaan lahan dan penyemprotan pestisida yang lebih efisien.

  • Sistem irigasi pintar yang dapat diatur dari jarak jauh menggunakan smartphone.

Dengan adanya pertanian digital, hasil panen bisa lebih optimal, penggunaan sumber daya lebih hemat, dan risiko gagal panen menurun. Ini membawa dampak besar pada peningkatan kesejahteraan petani.

Sistem Informasi Desa Berbasis Aplikasi

Desa digital juga ditandai dengan penggunaan Sistem Informasi Desa (SID) yang berbasis aplikasi. SID membantu pemerintah desa dalam mengelola:

  • Data kependudukan

  • Layanan administrasi seperti surat pengantar, KTP, KK, dan akta

  • Pelaporan anggaran dan keuangan desa

  • Program bantuan sosial

Beberapa aplikasi populer yang digunakan desa-desa di Indonesia antara lain SID Kemendesa, OpenSID, dan Desa Apps. Penggunaan aplikasi ini menjadikan pelayanan publik lebih transparan, cepat, dan akurat.

Contoh Sukses Desa Digital di Indonesia

Beberapa desa telah menjadi contoh sukses dalam mengimplementasikan konsep Smart Village, antara lain:

1. Desa Tunjungtirto (Malang, Jawa Timur)

Desa ini telah mengadopsi sistem informasi desa berbasis web dan menyediakan layanan digital untuk warganya, termasuk pengurusan surat dan pelaporan bantuan sosial.

2. Desa Wi-Fi Remu Selatan (Sorong, Papua Barat)

Melalui program BAKTI Kominfo, desa ini kini memiliki akses internet gratis untuk seluruh warga. Internet digunakan untuk pendidikan, perdagangan, dan layanan publik.

3. Desa Punggul (Badung, Bali)

Punggul dikenal sebagai desa digital berbasis budaya. Selain menerapkan SID, desa ini juga mengembangkan sistem pembayaran nontunai di pasar tradisionalnya, serta layanan konsultasi kesehatan digital.

4. Desa Tinalah (Kulon Progo, DIY)

Desa ini menjadi pelopor literasi digital dan promosi desa wisata berbasis digital. Mereka aktif menggunakan media sosial, platform e-commerce, dan konten digital untuk menarik wisatawan.

Penutup

Konsep Smart Village adalah langkah strategis dalam mendorong pembangunan desa yang mandiri, modern, dan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan internet, teknologi IoT, aplikasi digital, dan sistem informasi, desa tak lagi tertinggal, melainkan bisa menjadi pusat inovasi dan ketahanan masyarakat lokal.

Investasi dalam digitalisasi desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga pengembangan kapasitas masyarakat agar teknologi dapat dimanfaatkan secara inklusif dan berkelanjutan.

20 Mei, 2025

Desa Wisata Digital: Inovasi Teknologi dalam Mengangkat Potensi Lokal

 



Di era digital saat ini, transformasi teknologi telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor pariwisata. Salah satu inovasi yang muncul adalah konsep Desa Wisata Digital, di mana desa-desa memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan dan mengelola potensi wisata mereka secara lebih efektif dan efisien.Pusko Media

Apa Itu Desa Wisata Digital?

Desa Wisata Digital adalah desa yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam pengelolaan pariwisata. Ini mencakup penggunaan media sosial, situs web, aplikasi mobile, dan platform digital lainnya untuk mempromosikan destinasi wisata, memfasilitasi reservasi, serta memberikan informasi kepada wisatawan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan visibilitas desa di mata wisatawan dan mempermudah akses informasi serta layanan.desawisata.co.id

Manfaat Digitalisasi bagi Desa Wisata

Implementasi teknologi digital dalam desa wisata membawa berbagai manfaat, antara lain:

  1. Peningkatan Promosi dan Aksesibilitas: Dengan adanya platform digital, informasi tentang desa wisata dapat diakses secara global, meningkatkan peluang kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.

  2. Efisiensi Operasional: Penggunaan sistem reservasi online dan pembayaran digital mempermudah proses administrasi dan transaksi, mengurangi beban kerja manual.desawisata.co.id

  3. Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Digitalisasi membuka peluang bagi masyarakat desa untuk memasarkan produk lokal, seperti kerajinan tangan dan kuliner, kepada pasar yang lebih luas.

  4. Pelestarian Budaya dan Lingkungan: Teknologi dapat digunakan untuk mendokumentasikan dan mempromosikan budaya lokal serta mengedukasi wisatawan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Contoh Implementasi Desa Wisata Digital

Beberapa desa di Indonesia telah berhasil mengadopsi konsep Desa Wisata Digital:

  • Desa Gunungsari, Madiun: Desa ini meraih predikat Juara 1 kategori digital dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Mereka mengintegrasikan teknologi digital dalam setiap aspek pengelolaan wisata, termasuk sistem informasi berbasis digital untuk pemesanan homestay dan jadwal atraksi budaya. Indonesia.go.id

  • Desa Kebondalem Kidul, Klaten: Desa ini memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk promosi dan pemesanan, serta telah masuk dalam 100 besar ADWI 2024. desawisata.co.id

  • Desa Tinalah, Kulon Progo: Mereka mengembangkan program edukasi digitalisasi desa wisata dan telah mendapatkan berbagai penghargaan atas inovasi mereka dalam memanfaatkan teknologi untuk pengembangan pariwisata. dewitinalah.com

Tantangan dalam Implementasi Digitalisasi

Meskipun banyak manfaatnya, implementasi digitalisasi di desa wisata juga menghadapi beberapa tantangan:desawisata.co.id

  • Keterbatasan Infrastruktur: Beberapa desa masih menghadapi kendala dalam hal akses internet dan perangkat teknologi yang memadai.

  • Kurangnya Sumber Daya Manusia: Dibutuhkan pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi masyarakat desa untuk mengoperasikan dan memanfaatkan teknologi secara efektif.desawisata.co.id

  • Kesiapan Pengelolaan: Digitalisasi harus diimbangi dengan kesiapan pengelolaan agar teknologi yang diterapkan dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan. ANTARA News

Strategi Pengembangan Desa Wisata Digital

Untuk mengatasi tantangan tersebut dan mengoptimalkan manfaat digitalisasi, beberapa strategi yang dapat diterapkan meliputi:

  1. Peningkatan Infrastruktur Teknologi: Pemerintah dan pihak terkait perlu mendukung pengembangan infrastruktur teknologi di desa-desa wisata.desawisata.co.id

  2. Pelatihan dan Edukasi: Menyelenggarakan pelatihan bagi masyarakat desa tentang penggunaan teknologi dan manajemen digital.

  3. Kolaborasi dengan Pihak Ketiga: Menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi, institusi pendidikan, dan organisasi non-pemerintah untuk mendukung pengembangan desa wisata digital.

  4. Pengembangan Konten Digital: Membuat konten promosi yang menarik dan informatif, seperti video, foto, dan artikel, untuk dipublikasikan di berbagai platform digital.desawisata.co.id

Kesimpulan

Desa Wisata Digital merupakan inovasi yang menjanjikan dalam mengembangkan potensi pariwisata desa. Dengan memanfaatkan teknologi, desa-desa dapat meningkatkan promosi, efisiensi operasional, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Namun, keberhasilan implementasi digitalisasi memerlukan dukungan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan strategi pengelolaan yang matang. Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait, Desa Wisata Digital dapat menjadi motor penggerak pembangunan desa yang berkelanjutan dan inklusif.desawisata.co.id

19 Mei, 2025

Desa Wisata: Menyaksikan Keindahan Alam dan Budaya dari Akar Rumput Indonesia

 



Desa Wisata: Menyaksikan Keindahan Alam dan Budaya dari Akar Rumput Indonesia
Selama beberapa tahun terakhir, ide tentang desa wisata menjadi fokus penting dalam pengembangan pariwisata di Indonesia. Desa wisata tidak hanya berfungsi sebagai pilihan tempat berlibur yang menarik, tetapi juga sebagai alat untuk melestarikan budaya setempat dan meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah pedesaan. Dengan menampilkan kekhasan tradisi, keindahan alam, serta keramahan penduduknya, desa wisata memberikan pengalaman yang tak terlupakan untuk para pengunjung lokal maupun asing.

Apa Itu Desa Wisata?
Desa wisata merujuk kepada area pedesaan yang memiliki potensi unik dalam bidang pariwisata, baik dari aspek budaya, alam, maupun produk kerajinan lokal, yang dikelola oleh masyarakat secara kolaboratif. Konsep ini tidak hanya menjual pemandangan atau makanan tradisional, tetapi juga menciptakan pengalaman menyeluruh tentang cara hidup yang autentik dari penduduk desa.

Dengan adanya desa wisata, pengunjung dapat menyaksikan secara langsung aktivitas sehari-hari masyarakat, turut serta dalam kegiatan tradisional seperti menanam padi, membuat batik, menari tradisional, atau mengikuti upacara adat yang masih dilestarikan. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati keindahan alam pedesaan seperti sawah bertingkat, hutan tropis, sungai alami, dan pegunungan yang menakjubkan.

Manfaat Desa Wisata bagi Masyarakat Lokal
Pengembangan desa wisata memberikan berbagai keuntungan bagi masyarakat, antara lain:

Peningkatan Ekonomi Lokal
Kehadiran wisatawan menciptakan peluang usaha bagi penduduk, mulai dari penginapan, makanan khas, hingga kerajinan tangan. Hal ini menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan penghasilan masyarakat tanpa harus meninggalkan tempat tinggal mereka.

Pelestarian Budaya
Budaya lokal yang sebelumnya mungkin kurang diperhatikan kini dihidupkan kembali dan dijaga kelestariannya karena menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Contohnya adalah tarian daerah, permainan tradisional, hingga arsitektur rumah adat.

Pembangunan Berkelanjutan
Banyak desa wisata yang menerapkan prinsip ekowisata, yaitu pengelolaan pariwisata yang memperhatikan pelestarian lingkungan. Hal ini mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan, melakukan konservasi, dan menyebarkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan.

Contoh Sukses Desa Wisata di Indonesia
Beberapa desa wisata di Indonesia telah memperoleh popularitas dan menjadi contoh sukses, seperti:

Desa Penglipuran (Bali)
Dikenal karena kebersihannya dan tata letak desa yang teratur, Penglipuran menarik wisatawan dengan suasana damai yang kaya akan budaya Bali.

Desa Nglanggeran (Yogyakarta)
Terletak di daerah Gunung Api Purba, desa ini menawarkan pemandangan yang menakjubkan serta beragam kegiatan seperti panjat tebing dan trekking.

Desa Sade (Lombok)
Menyuguhkan suasana asli Suku Sasak, lengkap dengan rumah-rumah tradisional dan kerajinan tenun yang masih dibuat secara manual.

Tantangan dalam Pengelolaan Desa Wisata
Walaupun berpotensi besar, pengembangan desa wisata menghadapi berbagai kendala. Beberapa masalah yang sering dihadapi meliputi:

Kurangnya pelatihan dan pendampingan untuk masyarakat dalam mengelola sektor wisata.

Keterbatasan infrastruktur seperti jalan, sanitasi, dan akses internet.

Ancaman komersialisasi yang berlebihan yang dapat merusak nilai-nilai budaya lokal.

Oleh karena itu, kerja sama antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sangat diperlukan agar desa wisata dapat berkembang dengan baik dan berkelanjutan.

Penutup
Desa wisata merupakan representasi nyata dari kekayaan sejati Indonesia. Ia tidak hanya sekadar tempat wisata, tetapi juga mencerminkan harmoni antara manusia dan alam serta pelestarian budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Mengunjungi desa wisata bukan hanya soal berlibur, tetapi juga tentang belajar untuk menghargai kesederhanaan, kearifan lokal, dan keindahan asli dari Nusantara.

28 Juli, 2023

Panduan Menggunakan Layanan Mandiri Desa Online Kabupaten Kebumen

 

Saat ini telah diluncukan fitur baru yang tersedia di website Desa online Kabupaten Kebumen yaitu Layanan Mandiri. Layanan Mandiri Desa Online adalah mekanisme yang memungkinkan warga desa untuk membuat sendiri konsep persuratan yang dibutuhkan, sehingga warga desa tidak harus langsung ke Balai Desa untuk mengurus persuratan. 

Keuntungan adanya layanan mandiri desa online adalah efektifitas dan efesien waktu. Jadi saat, kita sedang diluar daerah kita tetap bisa mengurus persuratan dari desa sesuai dengan wilayah KTP. Manfaat adanya layanan mandiri, masyarakat bisa memilih jenis surat yang dibutuhkan. 

Saat ini ada 23 jenis surat yang tersedia di layanan mandiri. Legalitias produk surat pada surat yang dikeluarkan oleh layanan mandiri sama kuatnya dengan persuratan konvensional. Selain ditandatangani langsung oleh Kepala Desa surat yang keluar dari layanan mandiri juga bisa menggunakan tanda tangan elektronik, Kepala Desa Klirong telah memiliki sertifikat elektronik untuk mendatangani dokumen elektronik secara elektronk yang telah dijamin oleh BSRe BSSN sebagai pihak ketiga sebagai penjamin. 

 Masyarakat dapat memanfaatkan layanan mandiri ini dengan cara mengunjungi website resmi https://desaonline.kebumenkab.go.id/. Sebagai contoh tutorial penggunaan layanan mandiri Desa Klirong adalah sebagai berikut: 

 1.Buka website resmi Desa Klirong yang beralamat https://klirong.kec-klirong.kebumenkab.go.id/ menggunakan hp android maupun laptop 

 2.Cari fitur layanan mandiri jika menggunakan hp android fiturnya ada dibagian paling bawah namun jika menggunakan laptop fitur layanan mandiri berada di sebelah kanan kemudian klik fitur Layanan Mandiri tersebut.
3. Selanjutnya klik lagi tab layanan mandiri lalu login dengan username nomor NIK dan PIN diisi tanggal lahir dengan format YYYYMMDD (Tahun Bulan Tanggal Lahir).
4. Setelah berhasil login untuk pertama kali di halaman layanan mandiri desa online, kita diarahkan untuk mengubah PIN lama menjadi PIN baru dan mengisi ulang PIN baru kemudian Simpan.
5. Selesai melakukannya akan muncul data pribadi kita secara lengkap sehingga kita bisa juga mengecek data anggota keluarga yang tertera di KK kita.
6. Jika ingin membuat surat maka klik garis tiga yang berada dipojok kanan atas. Kemudian klik pilih buat surat. Lalu muncul 23 surat yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.
7. Contohnya ingin membuat surat keterangan pengantar. Di file surat keterangan pengantar di klik kemudian pilih NIK dan nama yang terdaftar, kode klasifikasi surat, keperluan, keterangan dan yang mendatangani. Terakhir jangan lupa klik simpan.
8. Setelah itu anda akan diarahkan ke halaman konsep surat, anda dapat melihat konsep surat dengan memilih menu preview (yang bergambar mata), setelah yakin dengan data yang anda masukan maka selanjutnya klik menu kirim surat.
9. Jika sudah yakin dengan data anda maka pilih ajukan pada menu pilihan.
10. Tinggal menunggu surat dikonfirmasi oleh pihak perangkat desa atau anda dapat menghubungi nomor WA operator yang ada di halaman dashboard desa online.
Selamat mencoba!

11 Juli, 2022

Pelaksanaan Kurban di Desa Klirong ( Hari Raya Idul Adha 1443 H / 2022 M )

 


Senin, 11/07/2022. Hari Raya Idul Adha atau yang lebih Familiar di telinga kita dengan sebutan Hari Raya Kurban yang jatuh pada tanggal 10 Juli 2022 bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1443 H, Walaupun di Wilayah Kabupaten Kebumen mungkin sudah ada yang merayakannya di Hari sabtu tanggal 09 Juli tapi sebagai  umat islam tetap saling menghormati apa yang menjadi keyakinan saudara kita..

Setelah menggemakan Takbir semalam suntuk, dilanjutkan dengan Sholat Ied Berjamaah di Mushola atau Masjid Wilayah masing-masing, Desa Klirong terdiri dari 4 Masjid dan 2 Mushola.


Data Hewan Kurban yang Masuk di Desa Klirong Tahun 2022 M / 1443 H :

1. RW 01

     a. Sapi : 3 Ekor 

     b. Kambing: 16 Ekor

2. RW 02

     a. Sapi : 1 Ekor

     b. Kambing: 6 Ekor

3. RW 03

     a. Sapi : 1 Ekor

     b. Kambing: 8 Ekor

4. RW 04

     a. Sapi : 2 Ekor

     b. Kambing: 6 Ekor


Bagi Warga Masyarakat yang sudah menyisihkan sebagian hartanya untuk berkurban, semoga dilimpahkan rezekinya, Barokah umurnya dan yang belum berkesempatan berkurban semoga dilancarkan rezekinya untuk dapat berkurban di masa mendatang.

21 Juni, 2022

Serah Terima Klaim BPJS Ketenagakerjaan Program Jaminan Kematian

 


Selasa, 21/06/2022 BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja memang dibutuhkan sebuah perlindungan dari Pemerintah salah satunya dengan adanya Program BPJS Ketenagakerjaan.

Salah satu warga desa klirong yang telah berjuang di Desa, sebagai Ketua BPD Desa Klirong yaitu Alm, Bpk. Soepardi Prijo Oetomo. Sebagai salah satu wujud Terimakasih dari desa atas jasa beliau dengan diurusnya BPJS Ketenagakerjaan Program Jaminan Kematian.



07 Juni, 2022

Hajat Kabupaten Kebumen "KEBUMEN INTERNATIONAL EXPO 2022"

Selasa, (07/06/202) Setelah sekian lama kita telah dipenjara oleh Virus Covid-19, Kabupaten Kebumen akan menyelenggarakan sebuah Hajat besar yang akan diberi Tajuk "Kebumen International Expo 2022" yang tidak lain bertujuan untuk meningkatkan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Kebumen serta untuk memperkenalkan secara lebih luas.

Hajat Besar tersebut akan di langsungkan mulai tanggal 25 Juni - 2 Juli 2022 di Alun-Alun Kebumen. untuk mengawali kegiatan tersebut Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto, S.H telah menggelar Soft Launching KIE 2022 Kemarin Jum'at, 3 Juni 2022. yang turut dihadiri Bupati Demak Eisti'anah, Wakil Bupati Kulonprogo Fajar Gegana, serta Perwakilan dari Kabupaten Lain.


dalam acara tersebut Bupati Kebumen menghimbau kepada masyarakat dikabupaten Kebumen untuk turut serta memeriahkan acara besar Kabupaten Kebumen tersebut.

    "Kegiatan ini tidak lain dan tidak bukan tujuannya agar bagaimana ekonomi masyarakat Kabupaten Kebumen bisa meningkat setelah adanya Covid-19. Telah disediakan 400 Booth Pameran dengan berbagai kategori, VIP, Medium, Small, serta lapak untuk para pedagang kaki lima," Kata Arif Sugiyanto

Kegiatan yang telah dikemas ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu, TRADE, TOURISM, INVESTMENT sehingga dengan berani Bupati Kebumen menargetkan angka yang fantastis.

    "Target investasinya Rp 100 Miliar masuk ke Kebumen," terangnya.

Kegiatan yang juga didukung oleh semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Kebumen, termasuk juga Kecamatan Klirong turut andil dalam Hajat Tersebut.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu, Festival anak, Festival Batik, Festival Kuliner, Festival Budaya, Festival Kebumen Beriman, Kebumen Sugih, Geo bike, Pesona Wisata Kebumen, Closing Ceremony, dan Kompetisi yang diisi berbagai lomba.

    "Kita juga turut mengadirkan Artis-Artis Ibu Kota untuk memeriahkan acara tersebut setiap harinya, di hari pertama ada Sammy Simorangkir (Kerisatih), hari Kedua ada Kotak, dan dilanjutkan Padi, D'masiv, Rhoma Irama, kemudian ada Sholawat Hbib Syekh, Gigi dan ditutup denganpenampilan Iwan Fals," tambahnya





18 Mei, 2022

STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA KLIRONG

 



STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA KIRONG

NO

NAMA

JABATAN

ALAMAT

1

SLAMET

KEPALA DESA

RT 001 RW I

2

PRIYO SUSANTO, S.T

SEKRETARIS DESA

RT 001 RW IV

3

TUJIATI

KEPALA URUSAN TATA USAHA DAN UMUM

RT 003 RW II

4

ARIF RAKHMAN

KEPALA URUSAN KEUANGAN

RT 02 RW I

5

JUNI ADI NUGROHO

KEPALA URUSAN PERENCANAAN

RT 001 RW III

6

KRISTIONO

KEPALA SEKSI PEMERINTAHAN

RT 002 RW IV

7

SUWANTO

KEPALA SEKSI KESEJAHTERAAN

RT 001 RW III

8

MARDIYANTO

KEPALA SEKSI PELAYANAN

RT 002 RW III

9

TURSIMAN

KEPALA DUSUN JARAK

RT 002 RW I

10

PARTIMIN

KEPALA DUSUN MURTIREJA

RT 001 RW II

11

MUSTOFA

KEPALA DUSUN KALIREJA

RT 001 RW III

12

MIFTACHUL ANWAR

KEPALA DUSUN KETAPEN

RT 001 RW IV

13

SUTARYO

PRAMU KANTOR

RT 002 RW I


29 Maret, 2022

Kegiatan "Resik Kuburan" dalam rangka Menyambut Bulan Suci Ramadhan Tahun 1443 H/2022M

     Selasa, (29/03/2022), Kegiatan yang  Memang sudah rutin dilakukan setiap tahun menjelang Bulan Suci Ramadhan, diawali dengan Penyemprotan Rumput pada Hari Rabu 16/03/2022 dan Kerja Bhakti Serentak pada Hari Minggu 27/03/2022.

      Semoga dengan ikhtiar tersebut dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Alloh SWT.