Tampilkan postingan dengan label Potensi Desa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Potensi Desa. Tampilkan semua postingan

22 Mei, 2025

Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan Desa: Pertanian Organik Berbasis Komunitas

 


Pendahuluan

Pertanian merupakan tulang punggung perekonomian di banyak desa di Indonesia. Namun, tantangan seperti perubahan iklim, degradasi lahan, dan ketergantungan pada bahan kimia sintetis menuntut adanya inovasi dalam praktik pertanian. Pertanian organik berbasis komunitas muncul sebagai solusi yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memperkuat ketahanan pangan desa.ResearchGate

Green House dan Hidroponik di Desa

Green house dan sistem hidroponik menjadi teknologi yang semakin populer di kalangan petani desa. Di Desa Wonokerso, misalnya, Universitas Negeri Malang mengembangkan Smart Greenhouse dengan Tower Hydroponics System (THS) yang memungkinkan pertanian hemat lahan dan air, serta dilengkapi dengan kontrol berbasis sensor untuk suhu, cahaya, dan nutrisi .um.ac.id

Sementara itu, di Desa Trangsan, penerapan green house dengan sistem hidroponik berbasis IoT telah dilakukan. Proyek ini mencakup pemasangan panel surya sebagai sumber energi ramah lingkungan, pembuatan green house untuk melindungi tanaman dari cuaca ekstrem, serta perakitan dan pemasangan sistem IoT untuk pemantauan otomatis tanaman .math.mipa.uns.ac.id

Inovasi Pertanian Desa dengan Teknologi

Inovasi teknologi dalam pertanian desa tidak hanya terbatas pada green house dan hidroponik. Di Desa Citalahab, misalnya, telah diperkenalkan sistem irigasi berbasis teknologi yang memungkinkan petani mengontrol pola irigasi secara otomatis. Melalui penggunaan sensor dan alat pengukur kelembaban tanah yang terhubung dengan sistem kontrol, petani dapat mengatur irigasi dengan lebih efisien, sesuai dengan kebutuhan tanaman .citalahab.desa.id

Selain itu, digitalisasi pertanian juga memainkan peran penting dalam mewujudkan ketahanan pangan. Dengan bantuan sensor, drone, dan teknologi lainnya, petani dapat memonitor kondisi tanaman, mendeteksi hama, dan mengoptimalkan penggunaan air dan pupuk. Platform digital juga membantu petani dalam memprediksi cuaca, yang sangat penting dalam perencanaan tanam dan panen .The Journalish

Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Ketahanan pangan desa dapat dicapai melalui pemberdayaan masyarakat dalam praktik pertanian berkelanjutan. Di Desa Kemutug Lor, misalnya, PKK Pokja 4 memberikan pelatihan kepada warga dalam pengembangan pertanian keluarga. Dengan menggunakan lahan pekarangan, warga diajarkan teknik bertanam yang efektif dan berkelanjutan, termasuk penggunaan sistem hidroponik. Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat desa tetapi juga berhasil meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga desa .kemutuglor-baturraden.desa.id

Di Desa Tanjung Hutan, pemberdayaan hidroponik sebagai alternatif budidaya sayuran organik telah dilakukan. Program ini bertujuan untuk pertumbuhan dan hasil panen yang optimal untuk sayuran organik, mempromosikan hidroponik sebagai alternatif budidaya sayuran organik dengan teknik pengendalian hama dan penyakit yang efektif dan ramah lingkungan, serta pengembangan teknik pengelolaan air dan energi yang efisien .ResearchGate

Kesimpulan

Pertanian organik berbasis komunitas di desa-desa Indonesia menunjukkan bahwa dengan inovasi dan teknologi yang tepat, ketahanan pangan dapat dicapai secara berkelanjutan. Penerapan green house, sistem hidroponik, dan digitalisasi pertanian tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga memberdayakan masyarakat desa untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, dan masyarakat, sangat penting untuk memperluas dan memperkuat inisiatif ini di seluruh Indonesia.kemutuglor-baturraden.desa.id

25 Januari, 2022

Publikasi Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Klirong Tahun 2021


 Transparansi Realisai Anggaran Desa Klirong Tahun 2021, bertujuan untuk keterbukaan Desa dalam mengelola Keuangan.

Pendapatan Desa yang berasal dari 3 unsur, yaitu Pendapatan Asli Desa, Pendapatan Transfer, dan Pendapatan Lain-lain.

Serta Penggunaan Dana tersebut dibagi dalam Lima Bidang yaitu:

  1. Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
  2. Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
  3. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
  4. Bidang Pemberdayaan Masyarakat
  5. Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat

Semoga dengan Keterbukaan dari Desa, Masyarakat dapat Mendukung serta Membantu untuk Kemajuan Desa Klirong dalam berbagai Hal.

Serta bila ada Kritik dan Saran yang membangun untuk Desa, jangan malu-malu untuk menyampaikannya.

20 Agustus, 2019

Hari Jadi Kabupaten Kebumen Yang Ke-390

Klirong.Info - Mulai tahun ini, untuk pertama kalinya Kabupaten Kebumen akan merayakan hari jadinya pada 21 Agustus.

Hari Jadi Kabupaten Kebumen yang baru itu berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3 Tahun 2018 tentang Hari Jadi Kabupaten Kebumen yang semula 1 Januari 1936 kini diubah menjadi 21 Agustus 1629. Maka terhitung mulai 21 Agustus 2019 Kabupaten Kebumen genap berusia 390 tahun.


Pemkab Kebumen secara resmi meluncurkan logo Hari Jadi ke-390 Kabupaten Kebumen. Logo tersebut dapat diunduh pada laman bag-humas.kebumenkab.go.id.

Logo resmi itu adalah karya Daffa Ibnu asal Kediri, Jawa Timur, yang merupakan pemenang pada Lomba Cipta Logo Hari Jadi Kabupaten Kebumen ke-390 yang diselanggarakan oleh Bagian Humas Setda Kebumen.


Warna dasar pada logo ini biru yang melambangkan ketenangan. Sedangan tulisan 390 mencerminkan Kabupaten Kebumen sebagai agrocity of Java yang memiliki banyak potensi.

Kemudian, bentuk perahu mencerminkan keunggulan dari sektor perikanan. Selanjutnya, pegunungan mencerminkan keunggulan dari sektor perkebunan dan pertanian. Adapun warna emas melambangkan kemakmuran.

Dan Berikut ini adalah Contoh Desain Spanduk Peringatan Hari Jadi Kebumen


Tema resmi hari jadi Kabupaten Kebumen yang ke-390 adalah "Dengan Hari Jadi Kabupaten Kebumen ke-390 kita percepat pengembangan kawasan Geopark untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat".

Setiap daerah pasti memiliki sejarah atau masa lalu yang membuat suatu keberadaan daerah tersebut sekarang menjadi ada. Mengenal sejarah daerah sendiri tentunya akan membuat rasa bangga dan diharapkan rasa ini akan menyebabkan semangat untuk lebih banyak memberikan kontribusi bagi peerkembangan dan kemajuan daerah.

Dari situs resmi milik Kabupaten Kebumen sejarah dari kabupaten kebumen tidak bisa dipisahkan dari kerajaan besar di pulau Jawa yaitu Kerajaan Mataram Islam. Sejarah dari kabupaten Kebumen ini juga menjadi tiga versi.

Versi Pertama
Sejarah Kebumen dilacak dengan berdirinya Panjer . Panjer adalah sebuat daerah yang disana ada seorang tokoh bernama Ki Bagus Bodronolo yang memberikan jasanya kepada Sultan Agung dalam memberikan bantuan pangan saat menyerbu ke Batavia.
Kemudian panjer ini dijadikan kabupaten dengan bupatinya bernama Ki Suwarno dari Mataram. Kemudian Ki Bagus Bodronolo statusnya diangkat menjadi Ki Gede di Panjer Lembah atau Panjer Roma. Kemudian karena jasanya juga dalam menangkal pasukan Belanda di Pantai Petanahan anaknya yaitu ki Kertosuto juga diangkat patih Bupati Suwarno. Sampai juga dengan pemberian bantuan tanah kepada pangeran Bumidirja dari Mataram yang terletak di kelokan utara sungai Lukulo. Kemudian karena Pangeran Bumidirja membuat khawatir dan prasangka akhirnya pindah ke Lundong. Karena kejadian ini terjadi tahun 1677 maka akhirnya peristiwa ini dijadikan sebagai lahirnya Kebumen.

Versi kedua
Sejarah Kabupaten Kebumen versi kedua ini adalah sejak berkisahnya Tumenggung Arung Binang I atau Jaka Sangkrip yang merupakan keturunan kerajaan Mataram tetapi dititipkan kepada pamannya yaitu Demang Kutawinangun. Setelah dewasa kemudian dia kembali ke Mataram dan disana dia menjadi Mantri Gladag sampai Bupati. Kemudian diangkat menantu oleh Patih Surakarta, kemudian dia diangkat menjadi Tumenggung Arang Binang I. Sedangkan keturunannya Arung Binang IV sampai ke VIII menjadi Bupati Kebumen secara resmi.

Versi Ketiga
Sejarah Kebumen versi ketigaadalah seorang tokoh bernama Kyai Pangeran Bumidirja. Beliau adalah penasihat raja dan merupakan bangsawan ulama dari Mataram dan juga adik dari Sultan Agung Hanyokro Kusumo. Beliau terkenal sebagai penasihat raja yang berani dalam menyampaikan apa yang benar dan apa yang salah.
Karena terjadi perselisihan dengan Amangkurat I yang dinilai berkompromi dengan VOC, kemudian sifatnya kepada rakyat keras dan kejam yang dinilai oleh beliau, maka beliau direncanakan akan dibunuh.
Ki Bumidirja kemudian pergi dari kerajaan dan memakai nama Kyai Bumi saja agar tidak terkenali kebangsawanannya. Akhirnya ki Bumidirja sampai di daerah Panjer dan mendapatkan hadiah tanah di sebelah utara kelok Kali Lukulo. Kemudian setelah dibangun sebuah padepokan dan terkenal dengan sebutan Ki-Bumi-an dan menjadi Kebumen.

Jadi begitulah cerita sejarah Kabupaten Kebumen. Kemudian pada 2017 yang lalu setelah dimusyawarahkan oleh pemerintah Kebumen yang awalnya tanggal 1 Januari sebagai hari jadi Kebumen lalu sekarang di ganti tanggal 21 Agustus sebagai hari jadi Kebumen. Kemudian tanggal 21 Aguatus 2019 diperingati hari jadi kebumen yang pertama dan kemarin 1 Janiari 2018 diperingati hari jadi kebumen yang terakhir.

Mengapa hari jadi kebumen berubah ...
Secara singkatnya karena hari jadi Kebumen yang dahulu didasarkan pada keputusan yang dikeluarkan oleh pejabat Hindia – Belanda atau VOC. Sehingga karena dirasa kurang pas karena merupakan warisan VOC jadi digantilah tanggal hari jadi Kebumen tanggal 21 Agustus 1629 saat perjuangan Ki Bodronolo membantu Sultan Agung menyerang VOC.

18 Agustus, 2019

Pokdarwis Gajah Gunung Desa Jogosimo Ikuti karnaval HUT RI

Klirong.Info - Puluhan peserta Karnaval Pembangunan dan Budaya tampak sudah memadati area Alun-alun Kebume, Pada Minggu (18/09/2019). Kegiatan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74 dan Hari Jadi Kabupaten Kebumen ke-390 dipusatkan di kawasan Alun-alun. Karnaval Pembangunan dan Budaya Kabupaten Kebumen Tahun 2019 mengambil tema Menuju Global Geopark Unesco Karangsambung-Karangbolong Tahun 2019.


Ikon ataupun mobil hias mengular mulai dari sebelah barat hingga sebelah timur Alun-alun. Puluhan peserta datang dari sejumlah wilayah dari pukul 02.30 WIB dini hari. Salah satu peserta yakni Pokdarwis Gajah Gunung, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, mengusung replika penyu. Seperti diketahui di kawasan objek wisata Kalibuntu terdapat sebuah tempat konservasi penyu.

Sejak dibentuk pada 2017 lalu Pokdarwis Gajah Gunung baru pertama kali mengikuti karnaval pembangunan dan budaya. Tujuan mengikuti kegiatan ini yakni untuk memperkenalkan konservasi penyu ke masyarakat luas.

25 Juni, 2018

Bukit Pesona Khayangan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah


Tidak hanya pantai yang menjadi andalan wisata di kabupaten Kebumen, tetapi kebumen masih menyimpan obyek wisata yang keren, unik, romantis dan bagus banget, salah satunya yang lagi ngehit saat ini adalah Bukit Pesona Khayangan Karanggayam.

Dari atas bukit khayangan karanggayam anda bisa melihat kota karangganyar, tapi yang pasti anda akan mendapatkan suguhan spot yang instagramable, karena di Tempat Wisata Pesona Khayangan Di Karanggayam Kebumen anda bisa menikmati suasana pengunungan dengan pemandangan yang keren abis.


Bagi yang belum pernah kesini cobain sekarang juga ditanggung anda akan ketagihan karena dimanjakan dengan situasi yang asri, sejuk dan romantis. Tidak hanya suasana yang sejuk serta asri, mata anda akan dimanjakan dengan pemandangan rimba yang hijau dan mempesona.


Rute menuju lokasi bukit pesona kayangan kabupaten kebumen jawa tengah tidaklah sulit, karena dapat anda jangkau dengan memakai motor dari kota karanganyar menuju utara kurang lebih 30 menit. Selama perjalanan anda akan disuguhi pemandangan indah di tiap-tiap bagian jalan menuju obyek wisata yang terletak di Desa Purwosari, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen.


Bagi warga setempat Pesona Khayangan seringkali disebut dengan Pinesan, terletak tidak terlalu jauh dari alun-alun Karanganyar hanya sekitar 15 Km, jika anda kesana maka pemandangan pohon pinus yang indah di sepanjang perbukitan ini mampu menyihir mata anda dan semakin mempesona saat anda menikmati Sunrise ataupun Sunset di Bukit Pesona Khayangan.


Ticket masuk Rp 5000 sarana ada juga toilet, tempat makan serta ngopi pokoknya enak banget dah buruan datangi agar tau begitu indahnya pesona khayangan di karanggayam kebumen.

Tiket masuk tiket masuk pesona khayangan kebumen tidaklah mahal dan relatif terjangkau hanya Rp. 5000, dengan tiket super murah tersebut anda sudah mendapatkan sarana toilet, tempat makan serta tempat ngopi yang enak, dan fasilitas lainnya. Buruan deh kunjungi agar anda tau indahnya pesona wisata baru di bukit khayangan karanggayam kebumen.

Dan ini peta menuju Pesona Khayangan Di Karanggayam Kenbumen :



Salam NGAPAK serta janganlah lupa BAHAGIA ya……!!!!


03 Juni, 2018

Pemugaran Petilasan Makom Mbah Prabu Jaka

Krajan, Gebangsari - Assalamuala'ikum Wr.Wb !
Petilasan Makom Mbah Prabu Jaka yang sempat terbengkalai dan hampir hilang karena adanya pembangunan kandang sapi koloni milik salah satu kelompok ternak sapi yang ada di desa Gebangsari yang diberdiri disekitar lokasi Makom.

 Cungkup Mbah Prabu Jaka. Lokasi Desa Gebangsari

Awal mula pemugaran makom tidak lah direncana ataupun dimusyawarahkan secara resmi dan terkordinasi oleh warga ataupun Pendes Gebangsari, terlaksananya pemugaran makom itu secara serentak/spontanitas kemauan dari banyak warga Gebangsari yang datang kelokasi makom Mbah Prabu Jaka saat beberapa warga sedang membersihkan lokasi makom untuk nantinya sekedar diberi pagar bambu.
Satu, dua, tiga dan terus bertambah warga yang berdatangan ke makom.
Disituasi makin banyak warga yang datang serentak muncul ide-ide untuk membangun kembali makom tersebut dan mereka saling berlomba-lomba untuk menyumbangkan dana, material, tenaga, dan konsumsi, sehingga pada akhirnya terlaksanalah pembangunan makom dengan diawali peletakan batu pertama pondasi bangunan cungkup makom pada hari Kamis 10 Mei 2018.
Pembangunan begitu gencar dan masyarakat sangat semangat sehingga  dengan waktu begitu singkat (sekitar 3 minggu) Alhamdulillah sekarang telah berdiri kokoh dan rapi cungkup makom Mbah Prabu Jaka.


SEKILAS AWAL MULA TERLAKSANANYA PEMUGARAN CUNGKUP MAKOM PRABU JAKA
Berawal dari adanya acara peliputan dari salah satu tv nasional yaitu Trans7, yang awalnya dijadwalkan Kamis 10 Mei 2018 terjadi penundaan jadwal peliputan menjadi Senin 14 Mei 2018.
Sehingga pada hari Selasa malam 9 Mei 2018 sekitar pukul 11.50 wib beberapa warga yg rutin menyambangi galeri Kampung Wisata Gerabah Gebangsari dan rutin latihan kesenian karawitan dan calung.
Seusai latihan kesenian masih ada beberapa warga yang belum langsung pulang dan masih mengobrol sekedar membahas persiapan peliputan oleh Trans7 yang sempat tertunda peliputanya, sekitar 4 warga yang masih asik ngobrol diantaranya salah satu pengrajin gerabah, penjaga galeri, ketua Pokja Wisata dan seksi kesenian.
Di dalam obrolan mereka tiba - tiba muncul gagasan untuk membersihkan petilasan mbah Prabu Jaka karena kondisinya yg begitu memprihatinkan. Dan akhirnya mereka sepakat untuk esok harinya yaitu hari Rabu 9 Mei 2018 untuk memulai bersih-bersih dan sekedar mendirikan pagar bambu.
Rabu pagi 09 Mei 2018 dimulailah pembersihan lokasi makom berawal 2 orang dan bertambah menit semakin banyak warga berdatangan sehingga akhirnya muncul ide untuk pemugaran dengan mendirikan bangunan cungkup makom mbah Prabu Jaka.

Demikan sepenggal kisah pemugaran makom mbah Prabu Jaka. Harapan dari warga Gebangsari agar kita senantiasa menjaga situs/peninggalan bersejarah sebagai penghormatan kepada leluhur dan menjaga bukti sejarah supaya anak cucu nanti bisa mengetahui sejarah-sejarah desa.
Semoga bisa menambah informasi, sekian Wassalamu'alaikum Wr.Wb !



Pemasangan Pondasi

Pengerjaan 50%

Kerja bakti Lembur Malam (hasil 90%)


Pengerjaan 100%
Cungkub Mbah Prabu Jaka

02 Juni, 2018

Kepedulian Pengembangan Terhadap Kampung Wisata Gerabah Gebangsari

 Gebangsari - Kemajuan desa wisata adalah Dari dan untuk semua masyarakat desanya bukan untuk golongan atau pun individu.

Kampung Wisata Gerabah Gebangsari

Jadi mayuh kita bersama-sama yang tua yg muda kita bergerak sesuai bidang yg kita mampu untuk berkontribusi bersama saling mengumpliti segala lini segala aspek, dan saling melengkapi untuk bisa kerja bersama untuk kemajuan Kampung Wisata Gerabah Gebangsari tercinta ini.
Segala bentuk wujud kontribusi kita sangat berarti demi berjalanya menuju wisata yg lebih berkembang baik,

Kampung Wisata Gebangsari Klirong
Kampung Wisata Gebangsari Klirong

Kerjasama menciptakan SAPTAPESONA
dan tidak ada rasa persaingan antar individu akan menuju yg lebih baik dan lebih baik lagi.
Saling mengisi, asah, asuh, kebersamaan akan membuat desa kita Gemah Ripah Loh Jinawi.
InsyaAllah.....!!!