Tampilkan postingan dengan label Desa Klirong Lawan Corona. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa Klirong Lawan Corona. Tampilkan semua postingan

18 Mei, 2022

STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA KLIRONG

 



STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA KIRONG

NO

NAMA

JABATAN

ALAMAT

1

SLAMET

KEPALA DESA

RT 001 RW I

2

PRIYO SUSANTO, S.T

SEKRETARIS DESA

RT 001 RW IV

3

TUJIATI

KEPALA URUSAN TATA USAHA DAN UMUM

RT 003 RW II

4

ARIF RAKHMAN

KEPALA URUSAN KEUANGAN

RT 02 RW I

5

JUNI ADI NUGROHO

KEPALA URUSAN PERENCANAAN

RT 001 RW III

6

KRISTIONO

KEPALA SEKSI PEMERINTAHAN

RT 002 RW IV

7

SUWANTO

KEPALA SEKSI KESEJAHTERAAN

RT 001 RW III

8

MARDIYANTO

KEPALA SEKSI PELAYANAN

RT 002 RW III

9

TURSIMAN

KEPALA DUSUN JARAK

RT 002 RW I

10

PARTIMIN

KEPALA DUSUN MURTIREJA

RT 001 RW II

11

MUSTOFA

KEPALA DUSUN KALIREJA

RT 001 RW III

12

MIFTACHUL ANWAR

KEPALA DUSUN KETAPEN

RT 001 RW IV

13

SUTARYO

PRAMU KANTOR

RT 002 RW I


16 Maret, 2022

Kegiatan POSBINDU dan LANSIA Desa Klirong "Pentingnya menjaga Kesehatan"

 


Rabu, (16/3/2022) Wilayah Dusun Kalireja Desa Klirong mengadakan Kegiatan POSBINDU dan LANSIA. Antusiasme Masyarakat Dusun Kalireja dalam mengikuti kegiatan tersebut cukup baik. 

Bidan Desa dengan dibantu oleh Kader Kesehatan Desa berupaya melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Semoga dengan adanya Kegiatan tersebut membuat kesehatan masyarakat semakin membaik di tengah Gempuran Virus Covid-19.







23 Juli, 2020

93 Warga Desa Klirong Peroleh JPS Bantuan Provinsi



Klirong.info - Kamis, (23/07) Berbagai upaya dilakukan pemerintah sebagai langkah mengurangi dampak selama pandemi. Melalui Kementrian Desa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengalokasikan sebanyak 1,8 Juta Warga yang terdampak dalam daftar penerima Jaring Pengaman Sosial.

Bertempat di aula balai Desa Klirong, sebanyak 93 kepala keluarga yang terdampak pandemi novel corona virus diseases (COVID-19) mendapatkan JPS dari bantuan provinsi dalam bentuk non tunai. Bantuan tersebut dikemas dalam bentuk paket sembako senilai Rp. 200.000.



Paket sembako berdasarkan keterangan dari berita acara yang diterima oleh Manajer Badan Usaha Milik Desa Klirong Makmur, Marsino di Balai Desa Karangglonggong Kecamatan Klirong sejumlah Beras 10 kilogram, minyak goreng kemasan 2 liter, sarden 425 gram, kecap 275 ml, 4 bungkus mie cepat saji, dan satu tray telur ayam lehor. 

Dalam pelaksanaan ini, pihak PT. Pos Indonesia (persero) diwakili oleh Fauzi selaku petugas POS Klirong turut menyertai, bersama dengan itu perwakilan forkompimcam juga dihadiri oleh  Babinsa Peltu Sumadi dari Koramil /15 Klirong.


Dikutip dari kompas.com , Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo , "Warga yang memperoleh JPS ini adalah mereka yang belum sama sekali menerima bantuan dan tak terdata dalam program Keluarga Harapan (PKH), dan kelompok risiko rentan". 

Keterangan dari Pemerintah Desa Klirong, pihaknya telah memberikan JPS untuk 93 KK warga terdampak setelah sebelumnya dilakukan pendataan disetiap Rukun Tetangga. "Semoga dengan adanya bantuan dari provinsi ini, menjadi berkah dan dapat mengurangi beban bagi warga yang terdampak", Kata Kepala Desa Klirong, Slamet. 







04 Juli, 2020

Jogo Tonggo Desa Klirong, Camat : "Pertahankan Zona Hijau, Mari Sambut Kenormalan Baru!"


Klirong.info - Sabtu (04/7), Pemerintah Desa Klirong mengevaluasi dan mensosialisasikan program "Jogo Tonggo". Dalam agenda ini, Desa Klirong masih mempertahankan sebagai salah satu Desa di Kabupaten Kebumen yang masih berstatus zona hijau.


"Masa pandemi sebenarnya belum selesai, selama 90 hari satgas relawan Desa Klirong telah aktif. Ke depan, satgas relawan mulai  besok, Minggu (5/7) kembali aktif menjaga tetangga di lingkungan masing-masing" Kata Slamet, selaku Kepala Desa Klirong.


Slamet menerangkan, berdasarkan data, 198 orang tercatat mudik,  9 isolasi, dan 189 sudah selesai isolasi, 3 diantaranya pulang dari luar negeri. 


Kades menjelaskan bahwa berdasarkan maklumat kapolri tentang pencabutan  pelarangan aktifitas perkumpulan masa, maka seyogyanya masyarakat bisa beraktifitas kembali seperti biasa, namun memakai protokol covid yang disebut dengan kenormalan baru. 

"Peran aktif masyarakat merupakan kunci utama, dalam menjaga kebersamaan ditengah pandemi, gerakan semprot masal disinfektan secara mandiri telah dilaksanakan, protokol kesehatan selalu digiatkan, alhamdulillah sampai sekarang Desa Klirong masih aman terkendali", kata Slamet.

Meneruskan prakata Presiden saat evaluasi kabinet, Camat Klirong Wawan Sujaka. "Kita harus menyatukan persepsi bahwa virus corona merupakan ancaman yang serius, maka dari itu harus ditangani secara luar biasa", Ungkapnya. 

Menurut Wawan, gelombang wabah bahkan sampai sekarang belum menunjukan angka penurunan yang signifikan, terlebih virus ini telah mampu bermutasi dan menyesuaikan dengan keadaan yang ada. 

"Secara nasional maupun internasional, virus ini masih menjadi pandemi, hari ini di Jateng kita rangking empat", Ujar Wawan. 

Camat Klirong menambahkan, para ahli epidemologi sebenarnya belum sepakat untuk diberlakukan relaksasi, namun ternyata memang keadaannya demikian adanya. Supaya kehidupan masyarakat kembali seperti biasa.

Prinsipnya, kita bergotong royong. Setiap kepala keluarga menjadi pejuang untuk memerangi virus. Itulah tujuan program Jogo Tonggo. "Kita harus jaga, jangan sampai ada penularan lokal di Kecamatan Klirong. Jangan ketularan virus, jangan menularkan virus!",  Pungkas Wawan.




20 Mei, 2020

61,8 Juta Dana Desa Klirong Dicairkan untuk Warga yang Terdampak Covid-19





Klirong.info - Rabu (20/5) Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) tak dapat dipungkiri lagi berdampak luas ke seluruh aspek segi kehidupan. Beberapa wilayah di Indonesia sudah menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), untuk Kabupaten Kebumen, hingga kini mereka yang terpapar virus berhasil sembuh terus meningkat. Khususnya daerah di Kecamatan Klirong sampai sekarang belum ditemukan kasus positif. Bisa dikatakan, Desa Klirong Kecamatan Klirong masih termasuk zona hijau. 

Meski demikian, guna mengurangi dampak pandemi, Pemerintah Desa Klirong telah mencairkan Dana Desa sebesar 61.800.000 Rupiah untuk 103 warga yang terdampak corona virus disease covid-19. Satu orang dijatah masing-masing sebesar Rp.600.000-,. 

Kepala Desa Klirong, Slamet mengatakan bahwa jenis bantuan ini berasal dari Dana Desa yang ditujukan untuk warga yang terdampak pandemi corona virus disease COVID-19. "Sesuai dari instruksi pusat bahwa Dana Desa dikonversikan menjadi Bantuan Langsung Tunai, kemudian pihak Pemdes melakukan pendataan serius kepada warga yang benar-benar terdampak dan membutuhkan untuk diserahkan."

Semoga pandemi ini segera berakhir, dan bantuan menjadi manfaat untuk kesejahteraan bagi warga yang layak membutuhkan" Kata Slamet. 

Slamet menambahkan bahwa BLT tersebut akan dicairkan dalam tiga tahapan. "Untuk hari ini, adalah gelombang pertama, selanjutnya masih ada gelombang 2 dan 3. Waktu pencairan selanjutnya masih menunggu instruksi dari pusat", Tambahnya. 

Meskipun mengumpulkan orang dalam jumlah banyak, protokol kesehatan standar covid 19 tetap dilaksanakan secara ketat. Petugas yang membagikan BLT di Kompleks Balai Desa, dilengkapi dengan APD standar dan thermogun. Pelaksanaan pembagian BLT melibatkan seluruh aspek SATGAS Desa Klirong yang terdiri atas unsur Pemdes dan Bidang Kesehatan Desa.


18 April, 2020

APD Langka, RS PKU Muhammadiyah Sruweng dibantu Pemuda Klirong



Klirong.info - Jum'at (17/04) Pemuda Klirong melalui Langkah Kecil Bantu Tim Medis, berhasil memenuhi permintaan sejumlah pesanan APD ke berbagai instansi maupun masyarkat umum. Kemarin telah di serahkan kepada pihak RS PKU Muhammadiyah Sruweng sebanyak 13 Face Shield ( pelindung wajah ) dan 40 masker. 

"Terimakasih atas bantuan APD ini", ungkap Novi. 
Penyerahan permintaan bantuan APD tersebut disambut baik oleh pihak Rumah Sakit Pusat Kesehatan Umum Muhammadiyah Sruweng melalui perawat, yakni Mba Novi. 
"Penyerahan permintaan bantuan APD kami serahkan melalui perawat, dan selanjutnya diteruskan ke Humas RS PKU Muhammadiyah Sruweng", kata Sari. 

Sebelumnya, gerakan dari Pemuda Desa ini juga telah merampungkan permintaan donasi APD terdiri atas masker dan pelindung wajah di beberapa lokasi di Kebumen. Di antaranya yang telah diserahkan antara lain Puskesmas Klirong 1, Puskesmas Karanggayam 2, dan RS PKU Muhammadiyah Sruweng.

"Sementara ini baru ke puskesmas Klirong 1, puskesmas karanggayam 2, dan PKU Sruweng. Besok pagi rencana mau ngantar ke Puskesmas Buayan dan Puskesmas Sadang"

Langkah kecil bantu tim medis yang diprakarsai oleh pemuda Desa Klirong tengah merampungkan permintaan APD berbentuk masker dan pelindung wajah dalam skala besar. Meski demikian, Sari mengatakan butuh kesadaran bersama bahwa langkah kecil ini membutuhkan dukungan untuk memenuhi banyaknya permintaan. Pasalnya, banyaknya permintaan donasi APD masih banyak di Kebumen, lebih luasnya Indonesia. 

Perkembangan lebih lanjut tentang "Langkah Kecil Bantu Tim Medis", bisa dilihat di Fans Page FB, google site, web Klirong.info atau kontak langsung.   


17 April, 2020

Komunitas Pemuda Klirong Bergerak! : "Langkah Kecil Bantu Tim Medis"




Klirong.info - Jum'at (17/04) Pageblug sudah selayaknya mempersatukan rasa kemanusiaan dan saling bahu membahu menangani wabah ini. Keprihatinan terhadap kondisi demikian, mendorong pemuda Desa Klirong untuk bergerak, terbingkai dalam #LangkahKecilBantuTimMedis. 

Gerakan ini diprakarsai oleh Sari Rumanti Palupi yang aktif dalam kegiatan kepemudaan di Desa Klirong, dibantu oleh Komisi Pemuda Gereja (KOMPARA) GKJ Tengahan. Tercatat sampai hari ini langkah kecil bantu tim medis tengah menggarap ribuan jumlah satuan pesanan APD dari berbagai wilayah di Indonesia. 

"Saya tidak menyangka, gerakan kecil ini menuai respon permintaan yang banyak, bahkan sampai luar Jawa", kata Sari. Tim Medis sebagai garda terdepan dalam penanganan wabah pageblug sudah mestinya dilengkapi dengan APD. Ibarat prajurit, mereka harus dipersenjatai lengkap. Nyawa menjadi taruhannya. 

Berikut adalah daftar pesanan APD dari berbagai instansi maupun masyarakat yang terdiri atas kebutuhan Face Shield ( pelindung wajah ), dan masker datang dari berbagai wilayah, antaranya Puskemas Klirong, RSUD Alimuddin Umar, Lampung Barat, Puskesmas Karanggayam 2, Puskesmas Buayan, Puskesmas Sadang, RS PKU Sruweng, Puskesmas Sopi, Morotai, Maluku Utara, RS Panti Rapih , Jogja, RS Siaga Raya, Jaksel, RS Emanuel, Banjarnegara, Puskesmas Nagi, Flores, Puskesmas Kedungreja, Cilacap dan Komunitas LDSK. 

Kelangkaan APD diberbagai lini faskes di Indonesia menjadi masalah yang harus diperhatikan, Sari berharap dengan adanya langkah kecil ini bisa sedikit membantu mereka yang berada di garda terdepan. "Dari banyaknya respon permintaan tersebut, bisa disimpulkan kebutuhan APD masih sangat kurang banyak", tambah Sari. 

Pemuda Desa tentu bisa bergerak lokal, berdampak besar. Tergeraknya pemuda menandakan masih adanya hati nurani yang waras. Menjawab hal tersebut, langkah kecil bantu tim medis masih membutuhkan banyak bantuan untuk terlibat dalam pembuatan APD. "Kami masih membutuhkan bantuan banyak pihak untuk bergerak bersama, mengingat permintaan bantuan semakin bertambah. Terutama tenaga mandiri untuk membuat APD tersebut", ujar Sari.

Laporan hasil donasi yang telah dibelanjakan untuk pembuatan APD, kata Sari akan diposting di laman Fans Page Facebook "Langkah Kecil Bantu Tim Medis setiap Sabtu Sore. Hal tersebut sebagai pertanggungjawaban sekaligus laporan transparansi dana kepada pihak donatur.